Dialoh
4 min read440

MBG Bangun Rantai Ekonomi Desa, Hasil Panen Petani Merden Kini Berpeluang Masuk Pasar yang Lebih Berkelanjutan

Banjarnegara – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai memberikan dampak yang meluas hingga ke sektor pertanian di Desa Merden, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara. Selain mendukung pemenuhan gizi masyarakat, program ini dinilai mampu menciptakan peluang ekonomi baru melalui terbentuknya rantai pasok pangan yang melibatkan petani lokal sebagai pemasok bahan baku.

O

OP Admin

Published in Dialoh

Loading...
MBG Bangun Rantai Ekonomi Desa, Hasil Panen Petani Merden Kini Berpeluang Masuk Pasar yang Lebih Berkelanjutan

Harapan tersebut mengemuka dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan Komunitas Jagoan Desa Banjarnegara pada Rabu (29/7). Sebanyak 60 peserta yang terdiri dari petani, ibu rumah tangga, dan mahasiswa mengikuti kegiatan penanaman berbagai komoditas pertanian sebagai bagian dari upaya mempersiapkan desa agar mampu memenuhi kebutuhan pangan Program Makan Bergizi Gratis.

Kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang bercocok tanam bersama, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kesiapan masyarakat menghadapi peluang ekonomi yang muncul seiring meningkatnya kebutuhan bahan pangan untuk mendukung pelaksanaan MBG.

Petani Mulai Melihat Kepastian di Balik Program MBG

Selama bertahun-tahun, persoalan pemasaran hasil panen menjadi tantangan yang terus dihadapi para petani. Produksi yang melimpah tidak selalu diikuti dengan kepastian pembeli, sehingga harga jual kerap berfluktuasi dan pendapatan petani sulit diprediksi.

Kini, dengan adanya Program Makan Bergizi Gratis yang membutuhkan pasokan bahan pangan secara berkesinambungan, masyarakat mulai melihat adanya peluang untuk membangun hubungan yang lebih erat antara sektor pertanian dan kebutuhan konsumsi masyarakat.

Harapan tersebut menjadi alasan mengapa masyarakat Desa Merden semakin antusias mengembangkan potensi pertanian lokal sebagai bagian dari sistem penyediaan pangan.

MBG Berpotensi Menghidupkan Ekonomi dari Tingkat Desa

Ketua Komunitas Jagoan Desa Banjarnegara, Pak Toto, mengatakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis memiliki nilai strategis karena manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak sektor sekaligus.

Menurutnya, ketika kebutuhan bahan pangan dipenuhi dari hasil pertanian masyarakat sendiri, maka nilai tambah ekonomi akan tetap berputar di desa.

"Program Makan Bergizi Gratis memiliki potensi menjadi penggerak ekonomi desa. Ketika kebutuhan bahan pangan dapat dipenuhi oleh petani lokal, maka manfaatnya tidak berhenti pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga menciptakan peluang usaha, meningkatkan pendapatan petani, dan menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat," ujar Pak Toto.

Ia menjelaskan bahwa semangat tersebut sejalan dengan misi Komunitas Jagoan Desa yang selama ini berupaya membangun masyarakat agar mampu mengembangkan potensi lokal menjadi sumber kesejahteraan.

Masyarakat didorong untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat program pembangunan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembangunan melalui peningkatan kapasitas dan produktivitas pertanian.

Keterlibatan Petani Lokal Menjadi Kunci

Sekretaris Desa (Carik) Merden menilai bahwa keterlibatan petani lokal dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan Program MBG akan memberikan dampak yang jauh lebih besar dibanding sekadar peningkatan hasil produksi.

Apabila hasil panen masyarakat dapat diserap secara optimal, maka manfaat ekonomi akan dirasakan oleh lebih banyak warga, mulai dari petani, keluarga mereka, hingga pelaku usaha lain yang terhubung dengan aktivitas pertanian.

"Harapan kami sederhana, yaitu bagaimana hasil pertanian masyarakat bisa menjadi bagian dari kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis. Jika itu terwujud, maka petani memiliki pasar yang lebih pasti, pendapatan masyarakat meningkat, dan roda ekonomi desa akan bergerak lebih kuat. Inilah yang kami sebut sebagai manfaat berkelanjutan," kata Carik Desa Merden.

Menurutnya, kepastian pasar akan memberikan dorongan bagi petani untuk terus meningkatkan kualitas hasil pertanian sekaligus mengoptimalkan lahan yang dimiliki.

Efek Berganda Menjangkau Berbagai Sektor

Masyarakat juga melihat bahwa manfaat Program MBG tidak hanya akan dirasakan oleh sektor pertanian.

Semakin meningkatnya aktivitas produksi pangan diperkirakan akan ikut mendorong berkembangnya berbagai kegiatan ekonomi lainnya, mulai dari usaha mikro, distribusi hasil panen, jasa angkut, hingga aktivitas perdagangan di tingkat desa.

Kondisi tersebut menciptakan efek berganda yang memperkuat perputaran ekonomi lokal dan membuka peluang kerja sama antarwarga dalam mendukung kebutuhan pangan secara berkelanjutan.

Gotong Royong Menjadi Modal Pembangunan

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, seluruh peserta juga melakukan dokumentasi bersama menggunakan tagar #KamiBersamaPresiden sebagai bentuk apresiasi terhadap berbagai program pembangunan yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.

Momentum tersebut memperlihatkan semangat gotong royong yang terus tumbuh di Desa Merden dalam membangun sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan sekaligus penguatan ekonomi desa.

Membangun Desa dari Potensi yang Dimiliki

Bagi masyarakat Desa Merden, Program Makan Bergizi Gratis kini dipandang sebagai peluang untuk memperkuat kemandirian desa melalui sektor pertanian.

Ketika hasil panen masyarakat memiliki akses menuju pasar yang lebih berkelanjutan, petani memperoleh motivasi untuk terus meningkatkan produksi, sementara aktivitas ekonomi desa ikut berkembang melalui keterlibatan berbagai pelaku usaha lokal.

Dengan memanfaatkan potensi pertanian yang dimiliki, Desa Merden berharap dapat menjadi bagian dari rantai pasok pangan yang mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Dari desa, manfaat program tidak hanya hadir dalam bentuk makanan bergizi, tetapi juga menjadi penggerak lahirnya ekonomi lokal yang lebih kuat, produktif, dan berkelanjutan.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles