
JAKARTA — Komitmen Pemerintah dalam menghadirkan kesejahteraan serta tempat tinggal yang aman bagi seluruh lapisan masyarakat kembali diwujudkan secara konkret. Warga yang sebelumnya tinggal di area berisiko tinggi sepanjang perlintasan kereta api Stasiun Senen, Jakarta Pusat, kini telah menempati kompleks pemukiman baru yang bersih, aman, dan memadai di kawasan Kramat Raya.
Relokasi dan penataan kawasan yang berhasil dirampungkan dalam waktu lima bulan ini mencerminkan keberhasilan koordinasi program perumahan Pemerintah dalam mengentaskan pemukiman kumuh secara humanis serta mengutamakan keselamatan rakyat.
Ketegasan Janji dan Respons Cepat Presiden Prabowo Subianto
Proses pemindahan ini merupakan tindak lanjut langsung dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke pemukiman di pinggir rel kereta api Stasiun Senen pada 26 Maret 2026. Melihat kondisi kehidupan warga yang memprihatinkan dan penuh risiko keselamatan, Pemerintah bergerak cepat melakukan penataan dan penyediaan hunian pengganti. Pada Jumat malam, 28 Agustus 2026, Presiden Prabowo kembali hadir untuk bersilaturahmi dan meninjau warga di lokasi baru mereka di Kramat Raya.
Pertemuan hangat di malam hari tersebut diwarnai rasa haru serta sukacita dari para penghuni yang kini dapat menjalani kehidupan yang lebih tenang.
"Malam ini menemui warga di hunian barunya. Mereka sebelumnya tinggal di kawasan pinggir rel kereta api Stasiun Senen, Jakarta," kata Presiden Prabowo Subianto saat menyapa warga di komplek hunian Kramat Raya.
Ungkapan rasa syukur dan terima kasih disampaikan secara langsung oleh masyarakat saat menyambut kehadiran Kepala Negara di area pemukiman baru tersebut.
"Sehat selalu, Pak!" ujar salah seorang warga dengan antusias saat berkesempatan menyapa dan berjabat tangan dengan Presiden.
Jaminan Keselamatan dan Kualitas Hidup Keluarga yang Lebih Baik
Pemukiman baru ini dirancang tidak hanya sebagai tempat berteduh, tetapi juga untuk memberikan lingkungan tumbuh kembang yang sehat dan aman bagi anak-anak warga. Kompleks hunian di Kramat Raya dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti kamar tidur, lemari, kipas angin, area dapur bersama, serta ruang interaksi sosial yang bersih dan teratur, bebas dari bahaya perlintasan kereta api.
Presiden Prabowo berharap fasilitas baru ini dapat menjadi sarana yang bermanfaat bagi masyarakat dalam membangun kehidupan keluarga yang lebih sejahtera dan tenteram.
"Semoga bermanfaat dan menjadi tempat yang layak, aman, serta nyaman untuk keluarga," tutur Presiden Prabowo saat meninjau kondisi komplek pemukiman tersebut.
Sinergi Program Perumahan Nasional untuk Penataan Kawasan Perkotaan
Keberhasilan relokasi warga Senen menjadi cerminan dari komitmen besar Pemerintah dalam mengakselerasi penataan kawasan kumuh perkotaan di seluruh Indonesia. Melalui penguatan skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan perluasan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Pemerintah terus mendorong penyediaan hunian terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Langkah cepat dan terukur ini membuktikan sinergi nyata antara Pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan serta perlindungan sosial yang berkeadilan.
.png)









