
Survei tersebut menjadi salah satu indikator untuk mengukur persepsi masyarakat terhadap kinerja Presiden di tengah berbagai tantangan ekonomi global, dinamika geopolitik, serta pelaksanaan sejumlah program prioritas nasional.
Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia, Chamad Hojin, menjelaskan bahwa kepuasan terhadap Presiden menjadi salah satu indikator utama dalam survei bertajuk "Menuju Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Ujian Stabilitas Politik di Tengah Tekanan Ekonomi."
Mayoritas Responden Menyatakan Puas
Berdasarkan hasil survei, 64,8 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo.
Angka tersebut merupakan akumulasi dari responden yang menjawab cukup puas sebesar 57,9 persen dan sangat puas sebesar 7,9 persen. Sementara itu, sebanyak 33,2 persen responden menyatakan kurang puas atau tidak puas terhadap kinerja pemerintah.
Menurut Puspoll, hasil tersebut menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat masih memberikan penilaian positif terhadap jalannya pemerintahan meskipun Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan domestik maupun global.
Survei Gunakan 2.400 Responden
Untuk memperoleh gambaran nasional, Puspoll Indonesia melibatkan 2.400 responden yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia.
Pengumpulan data dilakukan pada 18–26 Mei 2026 menggunakan metode probability sampling dengan teknik multistage random sampling.
Pemilihan responden dilakukan secara acak dengan memperhatikan proporsi wilayah perkotaan dan pedesaan (urban-rural), serta distribusi jumlah pemilih di setiap provinsi sehingga hasil survei dinilai cukup representatif dalam menggambarkan opini masyarakat Indonesia.
Margin of Error ±2 Persen
Dengan jumlah sampel sebanyak 2.400 responden, survei ini memiliki margin of error sebesar ±2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Secara metodologis, margin of error tersebut menunjukkan tingkat akurasi yang relatif tinggi dalam penelitian opini publik berskala nasional.
Metode pengambilan sampel berbasis probabilitas juga memberikan kesempatan yang sama bagi setiap responden untuk terpilih sehingga hasil survei dapat digunakan sebagai salah satu gambaran persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintahan.
Potret Evaluasi Publik terhadap Pemerintahan
Selain mengukur tingkat kepuasan terhadap Presiden, survei Puspoll juga mengevaluasi persepsi masyarakat terhadap berbagai program prioritas pemerintah.
Dalam rilis yang sama, Puspoll mencatat sejumlah program memperoleh tingkat apresiasi yang tinggi dari masyarakat, seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang mencatat tingkat kepuasan 81,8 persen, serta Sekolah Rakyat dengan tingkat kepuasan 68,5 persen.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa sebagian program prioritas pemerintah dinilai telah memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Di sisi lain, Puspoll juga mencatat adanya sejumlah program yang masih memerlukan penyempurnaan dalam aspek pelaksanaan dan tata kelola, sehingga hasil survei tidak hanya menjadi ukuran kepuasan, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.
Survei Menjadi Masukan bagi Pengambil Kebijakan
Survei opini publik merupakan salah satu instrumen yang umum digunakan untuk memotret persepsi masyarakat terhadap jalannya pemerintahan.
Bagi pemerintah, hasil survei dapat menjadi masukan dalam mengevaluasi efektivitas kebijakan sekaligus mengidentifikasi sektor-sektor yang masih membutuhkan perhatian.
Dengan cakupan responden yang luas, metode pengambilan sampel berbasis probabilitas, serta margin of error yang rendah, hasil survei Puspoll memberikan gambaran mengenai bagaimana masyarakat menilai kinerja Presiden Prabowo menjelang dua tahun masa pemerintahannya.
.png)





.jpeg)




