Dialoh
2 min read440

Mengabdi pada Negara, Bukan Golongan: Prabowo Tegaskan Orang Dekat Tak Kebal Hukum

Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk menyapu bersih praktik korupsi di seluruh lini pemerintahan tanpa tebang pilih. Langkah nyata tersebut ditunjukkan melalui proses hukum terhadap mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang tetap diserahkan kepada aparat penegak hukum meskipun berstatus sebagai mantan tim sukses dan tim pakar Presiden.

O

OP Admin

Published in Dialoh

Loading...
Mengabdi pada Negara, Bukan Golongan: Prabowo Tegaskan Orang Dekat Tak Kebal Hukum

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memberikan ketegasan terkait arah kebijakan penegakan hukum di Indonesia. Dalam penyampaiannya mengenai efisiensi dan transparansi tata kelola negara, Presiden menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi siapa pun yang melakukan tindak pidana korupsi, termasuk pejabat yang memiliki hubungan dekat dengan kekuasaan.

Sikap tegas ini diambil demi menjamin bahwa hukum di Indonesia berlaku adil serta berpihak sepenuhnya kepada kepentingan masyarakat luas.

Pembuktian Lewat Kasus Dadan Hindayana dan Aset Negara

Presiden Prabowo menepis anggapan adanya perlakuan khusus bagi orang-orang di lingkaran dekatnya. Ia menyinggung penanganan kasus mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, sebagai bukti riil bahwa hukum ditegakkan secara objektif tanpa memandang jasa politik atau kedekatan personal di masa lalu.

"Saya sudah buktikan. Pak Dadan itu tim sukses saya, tim pakar saya. Saya yang angkat di Kepala BGN. Saya juga yang serahkan ke kejaksaan," ujar Presiden Prabowo.

Selain kasus tersebut, tindakan tegas juga ditunjukkan melalui penyelamatan dan pengambilalihan aset-aset negara yang dikuasai pihak swasta, seperti Hotel Sultan dari Pontjo Sutowo. Ketegasan penertiban tersebut tetap dijalankan demi menyelamatkan kekayaan negara meski melibatkan sosok-sosok yang dikenal dekat.

Proteksi Integritas Sejak Dini di Lingkungan Pejabat

Langkah pencegahan dan pembatasan penyalahgunaan wewenang ini bukan hal baru bagi Prabowo. Sejak menjabat sebagai Menteri Pertahanan, ia sudah menerapkan aturan ketat yang melarang keluarga maupun kerabat dekat untuk terlibat dalam proyek-proyek bisnis di lingkungan kementerian.

Instruksi serupa kembali ditekankan kepada jajaran menteri kabinet serta para kader Partai Gerindra agar tidak ada yang mencoba menggunakan nama Presiden atau memanfaatkan kekuasaan demi keuntungan pribadi.

Hukum dan Kepentingan Rakyat di Atas Segala-Galanya

Sikap tegas tanpa kompromi ini dipandang sebagai fondasi penting untuk memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik terhadap jajaran pemerintahan. Seluruh pejabat diingatkan untuk menjaga integritas dan menjalankan amanah rakyat dengan sebaik-baiknya.

Presiden Prabowo menutup penegasannya dengan mengingatkan bahwa keselamatan bangsa, kedaulatan negara, dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia akan selalu menjadi prioritas utama di atas kepentingan kelompok maupun pertemanan.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles